Presiden Prabowo Subianto Ungkap Alasan Ingin Perampingan Struktur Komisaris di Perbankan BUMN

Avatar photo

- Pewarta

Kamis, 27 Maret 2025 - 03:57 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Presiden RI Prabowo Subianto. (Facebook.com @Prabowo Subianto)

Presiden RI Prabowo Subianto. (Facebook.com @Prabowo Subianto)

JAKARTA – Presiden RI Prabowo Subianto menginginkan perampingan struktur komisaris di perbankan BUMN.

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengatakan hal itu di kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Rabu (26/3/2025).

Airlangga menyampaikan seusai menghadiri rapat terbatas pembahasan Kerangka Ekonomi Makro dan Pokok-Pokok Kebijakan Fiskal (KEM PPKF) APBN 2026.

“Itu, memang arahan Bapak Presiden, bahwa jumlah daripada komisarisnya itu dibuat lebih ringkas dan diisi oleh profesional,” katanya.

Airlangga menyebut, langkah ini disambut baik oleh pasar, khususnya dalam konteks perbankan seperti Bank Mandiri dan BRI.

Menurut dia, baik direksi maupun komisaris yang ditunjuk saat ini mendapat respons positif karena jumlahnya lebih efisien dibandingkan sebelumnya.

Presiden Prabowo menekankan agar posisi itu hanya diisi oleh para profesional.

Ketika ditanya terkait komposisi komisaris ke depan, Airlangga menyatakan bahwa hal itu akan disesuaikan dengan kebutuhan masing-masing bank.

Namun, ia memastikan bahwa jumlahnya akan lebih ramping dibandingkan periode sebelumnya.

Lebih lanjut, Airlangga menjelaskan bahwa jajaran komisaris bank BUMN tetap akan mencerminkan unsur-unsur strategis.

Termasuk perwakilan dari Kementerian Keuangan dan kementerian teknis terkait, sesuai dengan arahan Presiden Prabowo.

“Itu arahannya kan harus diisi oleh orang-orang profesional. Jadi kalau misalnya ada yang mewakili kementerian.”

“Ada yang mewakili dari keuangan, ada yang mewakili juga misalnya kalau untuk BRI, unsur kementerian teknis UMKM,” ujarnya.***

Sempatkan untuk membaca berbagai berita dan informasi seputar ekonomi dan bisnis lainnya di media Infopeluang.com dan Ekonominews.com

Simak juga berita dan informasi terkini mengenai politik, hukum, dan nasional melalui media Lingkarin.com dan Kontenberita.com

Informasi nasional dari pers daerah dapat dimonitor langsumg dari portal berita Hallokaltim.com dan Apakabarbogor.com

Sedangkan untuk publikasi press release serentak di puluhan media lainnya, klik Persrilis.com atau Rilispers.com (150an media).

Sapulangit Media Center (SMC) juga melayani kebutuhan untuk bulk order publications (ribuan link publikasi press release) untuk manajemen reputasi atau kepentingan lainnya.

Untuk informasi, dapat menghubungi WhatsApp Center Pusat Siaran Pers Indonesia (PSPI): 085315557788, 08557777888, 087815557788

Pastikan juga download aplikasi Hallo.id di Playstore (Android) dan Appstore (iphone), untuk mendapatkan aneka artikel yang menarik. Media Hallo.id dapat diakses melalui Google News. Terima kasih.

 

Berita Terkait

PR Newswire Gandeng PSPI Perluas Jangkauan Distribusi Press Release ke Kanal Berita Indonesia
Krisis 1998, BLBI, dan Akuisisi BCA: Mengukur Jalan Koreksi Tanpa Guncang Pasar
Investor Lebih Realistis, CSA Index September 2025 Turun ke 65,4
24 Jam Jadi Menkeu, Purbaya Yudhi Sadewa Sudah Dituduh Mundur
Menimbang Burden Sharing BI dan Kemenkeu, Stabilitas Ekonomi Atau Risiko Inflasi?
Transaksi Harbolnas 2025 Ditargetkan Naik Sebesar 12 Persen Jadi Rp35 Triliun
Kredit Murah Menanti, BI Pastikan Bunga Turun Secara Bertahap
Panduan Lengkap Undang Jurnalis Ekonomi untuk Liputan Bisnis Berkualitas
Jasasiaranpers.com dan media online ini mendukung program manajemen reputasi melalui publikasi press release untuk institusi, organisasi dan merek/brand produk. Manajemen reputasi juga penting bagi kalangan birokrat, politisi, pengusaha, selebriti dan tokoh publik.

Berita Terkait

Rabu, 19 November 2025 - 06:57 WIB

PR Newswire Gandeng PSPI Perluas Jangkauan Distribusi Press Release ke Kanal Berita Indonesia

Minggu, 14 September 2025 - 22:49 WIB

Krisis 1998, BLBI, dan Akuisisi BCA: Mengukur Jalan Koreksi Tanpa Guncang Pasar

Jumat, 12 September 2025 - 15:02 WIB

Investor Lebih Realistis, CSA Index September 2025 Turun ke 65,4

Kamis, 11 September 2025 - 07:27 WIB

24 Jam Jadi Menkeu, Purbaya Yudhi Sadewa Sudah Dituduh Mundur

Selasa, 9 September 2025 - 00:02 WIB

Menimbang Burden Sharing BI dan Kemenkeu, Stabilitas Ekonomi Atau Risiko Inflasi?

Berita Terbaru