Hingga Capai 544 pada Maret 2025, Perusahaan Pengekspor Olahan Ikan Indonesia ke Tiongkok Meningkat

Avatar photo

- Pewarta

Selasa, 25 Maret 2025 - 02:09 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Perusahaan Pengekspor Olahan Ikan. (Pixabay.com/akbarnemati)

Perusahaan Pengekspor Olahan Ikan. (Pixabay.com/akbarnemati)

JAKARTA – Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) Republik Indonesia (RI) melaporkan bahwa hingga Maret 2025 terdapat 544 perusahaan unit pengolahan ikan (UPI)

Pengolahan ikan itu telah mengantongi izin dari Administrasi Umum Kepabeanan (General Administration of Customs/GAC) Tiongkok untuk melakukan ekspor.

Jumlah tersebut bertambah 22 perusahaan dibandingkan pada akhir 2024, dan 158 perusahaan dibandingkan pada 2023.

Hal ini merupakan bagian dari kerja sama antara KKP RI dan GAC Tiongkok.

Di bawah perjanjian bilateral Mutual Recognition Arrangement (MRA) dalam bidang jaminan mutu dan keamanan produk perikanan.

Sebelumnya, KKP RI dan Kementerian Pertanian dan Urusan Pedesaan Tiongkok telah mencapai kesepakatan penguatan kerja sama di sektor perikanan.

Sebagai bagian dari kemitraan yang dihasilkan dalam pertemuan pemimpin kedua negara di Beijing pada November lalu.

Kerja sama tersebut mencakup pembentukan perusahaan patungan, pengaturan kuota penangkapan ikan.

Juga pembangunan fasilitas perikanan darat, hingga pertukaran keterampilan dan pelatihan.***

Sempatkan untuk membaca berbagai berita dan informasi seputar ekonomi dan bisnis lainnya di media Kongsinews.com dan Hilirisasinews.com

Simak juga berita dan informasi terkini mengenai politik, hukum, dan nasional melalui media Halloup.com dan Halloupdate.com

Informasi nasional dari pers daerah dapat dimonitor langsumg dari portal berita Jatimraya.com dan  Hellocianjur.com

Untuk publikasi press release serentak di puluhan media lainnya, klik Persrilis.com atau Rilispers.com (lebih dari150an media).

Sedangkan untuk publikasi press release serentak di media mainstream (media arus utama) atau Tier Pertama, silahkan klik Sapulangit Network.

Sapulangit Media Center (SMC) juga melayani kebutuhan untuk bulk order publications (ribuan link publikasi press release) untuk manajemen reputasi atau kepentingan lainnya.

Untuk informasi, dapat menghubungi WhatsApp Center Pusat Siaran Pers Indonesia (PSPI): 085315557788, 08557777888, 087815557788

Pastikan juga download aplikasi Hallo.id di Playstore (Android) dan Appstore (iphone), untuk mendapatkan aneka artikel yang menarik. Media Hallo.id dapat diakses melalui Google News. Terima kasih.

Berita Terkait

PR Newswire Gandeng PSPI Perluas Jangkauan Distribusi Press Release ke Kanal Berita Indonesia
Krisis 1998, BLBI, dan Akuisisi BCA: Mengukur Jalan Koreksi Tanpa Guncang Pasar
Investor Lebih Realistis, CSA Index September 2025 Turun ke 65,4
24 Jam Jadi Menkeu, Purbaya Yudhi Sadewa Sudah Dituduh Mundur
Menimbang Burden Sharing BI dan Kemenkeu, Stabilitas Ekonomi Atau Risiko Inflasi?
Transaksi Harbolnas 2025 Ditargetkan Naik Sebesar 12 Persen Jadi Rp35 Triliun
Kredit Murah Menanti, BI Pastikan Bunga Turun Secara Bertahap
Panduan Lengkap Undang Jurnalis Ekonomi untuk Liputan Bisnis Berkualitas
Jasasiaranpers.com dan media online ini mendukung program manajemen reputasi melalui publikasi press release untuk institusi, organisasi dan merek/brand produk. Manajemen reputasi juga penting bagi kalangan birokrat, politisi, pengusaha, selebriti dan tokoh publik.

Berita Terkait

Rabu, 19 November 2025 - 06:57 WIB

PR Newswire Gandeng PSPI Perluas Jangkauan Distribusi Press Release ke Kanal Berita Indonesia

Minggu, 14 September 2025 - 22:49 WIB

Krisis 1998, BLBI, dan Akuisisi BCA: Mengukur Jalan Koreksi Tanpa Guncang Pasar

Jumat, 12 September 2025 - 15:02 WIB

Investor Lebih Realistis, CSA Index September 2025 Turun ke 65,4

Kamis, 11 September 2025 - 07:27 WIB

24 Jam Jadi Menkeu, Purbaya Yudhi Sadewa Sudah Dituduh Mundur

Selasa, 9 September 2025 - 00:02 WIB

Menimbang Burden Sharing BI dan Kemenkeu, Stabilitas Ekonomi Atau Risiko Inflasi?

Berita Terbaru

Pers Rilis

Industri Pasar Modal Jadi Fokus Webinar Ramadhan PROPAMI

Kamis, 12 Mar 2026 - 22:45 WIB