Tiongkok Merespons Pengenaan Tarif 10 Persen untuk Barang Impor dari Tiongkok ke AS, Mulai 1 Februaru 2025

Avatar photo

- Pewarta

Kamis, 23 Januari 2025 - 13:31 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Presiden ke-47 Amerika Serikat Donald Trump. (Facebook.com@Donald J. Trump)

Presiden ke-47 Amerika Serikat Donald Trump. (Facebook.com@Donald J. Trump)

KENGPO.COM – Tiongkok merespons pengumuman Presiden AS Donald Trump soal pengenaan tarif 10 persen untuk barang impor dari Tiongkok ke AS.

Diketagui Presiden AS Donald Trump telah mengumumkan rencana untuk mengenakan tarif 10 persen terhadap barang impor dari Tiongkok mulai 1 Februar 2025.

Menanggapi rencana Trump tersebut, juru bicara Kementerian Luar Negeri Tiongkok Mao Ning mengatakan bahwa Beijing akan melindungi kepentingan nasionalnya.

“Tak ada yang menang dalam perang dagang atau perang tarif, dan Tiongkok akan dengan tegas melindungi kepentingan nasionalnya,” kata Mao seperti dikutip Global Times.

Ancaman itu muncul setelah pada Senin Trump mengatakan ingin mengenakan bea masuk 25 persen.

Terhadap impor dari Kanada dan Meksiko sebagai balasan atas masuknya fentanil dan imigran ilegal ke AS, menurut laporan media lokal.

Pada Selasa, Trump mengatakan bahwa pengenaan tarif 10 persen itu adalah respons terhadap peran Tiongkok dalam krisis fentanil.

Dia menuding bahwa obat terlarang itu dikirim dari Tiongkok ke AS melalui Kanada dan Meksiko.

“Kita berbicara tentang tarif 10 persen terhadap Tiongkok berdasarkan pada fakta bahwa mereka mengirim fentanil ke Meksiko dan Kanada,” kata Trump.

Rencananya untuk memberlakukan tarif terhadap ketiga negara itu dinilai sejumlah analis bisa memicu kejatuhan industri AS dan perang dagang.

Di masa jabatannya yang pertama, Trump meneken kesepakatan dagang dengan Kanada dan Meksiko, dan Perjanjian AS-Meksiko-Kanada

Juga pakta terbatas dengan Tiongkok yang menguntungkan petani AS, menurut laporan New York Times.

Sejak itu, dia mengisyaratkan rencana untuk menegosiasikan kembali kedua kesepakatan dagang itu di masa jabatannya yang kedua.***

Sempatkan untuk membaca berbagai berita dan informasi seputar ekonomi dan bisnis lainnya di media Bisnisidn.com dan Koperasipost.com

Simak juga berita dan informasi terkini mengenai politik, hukum, dan nasional melalui media Persda.com dan Jazirahnews.com

Informasi nasional dari pers daerah dapat dimonitor langsumg dari portal berita Heijakarta.com dan Hallopapua.com

Sedangkan untuk publikasi press release serentak di puluhan media lainnya, silahkan klik Persrilis.com atau Rilispers.com (150an media).

Untuk harga paket yang lebih hemat klik Rilisbisnis.com (khusus media ekbis) dan Jasasiaranpers.com (media nasional).

Kami juga melayani publikasi press release di jaringan Disway Group (100an media), dan ProMedia Network (1000an media), serta media lainnya.

Untuk informasi, hubungi WhatsApp Center Pusat Siaran Pers Indonesia (PSPI): 085315557788, 08557777888, 087815557788, 08111157788.

Pastikan juga download aplikasi Hallo.id di Playstore (Android) dan Appstore (iphone), untuk mendapatkan aneka artikel yang menarik. Media Hallo.id dapat diakses melalui Google News. Terima kasih.

 

Berita Terkait

Dari HP Murah Kini Raksasa: Xiaomi Jadi Jawara Teknologi Dunia
Kontroversi Intel dan Lip-Bu Tan, dari Sorotan Politik ke Aksi Solusi Nyata
Ekspor AS ke Tiongkok Melonjak di Tengah Ketegangan Tarif Dua Negara
Khamenei: Israel Langgar Batas, Rakyat Iran Akan Menang Mutlak
Tiongkok Balas Kenaikan Tarif AS, dengan Naikkan Tarif Tambahan Menjadi 84 Persen untuk Produk Impor AS
Tiongkok Bertekad Balas Amerika Serikat Setelah Presiden Donald Trump Kenakan Tarif Tambahan
Elon Musk Tawar Perusahaan pada Harga 97,4 Miliar Dolar AS, Begini Respons CEO OpenAI Sam Altman
Perang Dagang Dimulai, Batubara dan Gas dari AS Dikenai Tarif Tambahan 15 Persen untuk Masuk Tiongkok
Jasasiaranpers.com dan media online ini mendukung program manajemen reputasi melalui publikasi press release untuk institusi, organisasi dan merek/brand produk. Manajemen reputasi juga penting bagi kalangan birokrat, politisi, pengusaha, selebriti dan tokoh publik.

Berita Terkait

Kamis, 28 Agustus 2025 - 00:38 WIB

Dari HP Murah Kini Raksasa: Xiaomi Jadi Jawara Teknologi Dunia

Minggu, 10 Agustus 2025 - 04:41 WIB

Kontroversi Intel dan Lip-Bu Tan, dari Sorotan Politik ke Aksi Solusi Nyata

Kamis, 7 Agustus 2025 - 00:07 WIB

Ekspor AS ke Tiongkok Melonjak di Tengah Ketegangan Tarif Dua Negara

Jumat, 20 Juni 2025 - 02:48 WIB

Khamenei: Israel Langgar Batas, Rakyat Iran Akan Menang Mutlak

Kamis, 10 April 2025 - 04:45 WIB

Tiongkok Balas Kenaikan Tarif AS, dengan Naikkan Tarif Tambahan Menjadi 84 Persen untuk Produk Impor AS

Berita Terbaru

Pers Rilis

ABC Impact Luncurkan “2025 Impact Review”

Rabu, 29 Apr 2026 - 10:22 WIB